Menang Lawan Roma Juventus Belum Tentu Juara

Menang Lawan Roma Juventus Belum Tentu Juara

Menang Lawan Roma Juventus Belum Tentu Juara

Pelatih tim nasional Italia Cesare Prandelli memiliki penilaian tersendiri bagi kompetisi di negerinya pada musim ini. Menurut sang pelatih, merujuk pada pertemuan duel sengit antara Juventus melawan Roma, bakal menyisakan persingan hingga menit-menit akhir. Bianconeri berpeluang untuk menjaga jarak menjadi delapan angka bila pada pertemuan dengan AS Roma di pekan ini, mereka mampu mendulang tiga angka di Turin, namun Prandelli melihat persaingan di musim ini tidak akan berhenti sampai di situ saja dan masih menyisakan perjalanan panjang yang harus dilewati oleh sang juara bertahan. Bahkan Cesare Prandelli tidak percaya kemenangan Juventus di pertandingan nanti bakal mempengaruhi gelar ketiga Juventus di musim ini, karena kali ini dirinya melihat posisi lima besar memiliki peluang tersebut.

Tim asuhan Antonio Conte itu boleh saja memiliki keunggulan lima angka dari Roma, namun tim tamu memilki rekor belum terkalahkan hingga memasuki pertandingan ke-18 nanti. Memang Juventus akan memimpin klasemen lebih untung lagi, ya, hal tersebut diakui Prandelli, namun sang pelatih sama sekali tidak menutup mata terhadap kemampuan dari dua tim dibawah Juve, Roma dan Napoli, yang kali ini memiliki kemampuan yang sangat mengejutkan. “Pertandingan pada pekan ini hanya berdampak sedikit, karena perjalanan masih terlalu panjang bila melihat kalender kompetisi yang harus dimainkan,” tutur sang pelatih Italia kepada pihak media setempat. “Bahkan jika Juve menang. Delapan angka memang cukup baik, tetapi tidak terlalu banyak untuk dikejar dengan tim dibawahnya. “Bahkan Napoli bisa mengambil peluang tersebut bila bermain di Turin. Napoli memiliki komposisi pemain-pemain yang sangat menjanjikan, apalagi dengan kehadiran penyerang Gonzalo Higuain.”

Prandelli juga cukup yakin bahwa untuk sementara ini Juventus memang difavoritkan untuk mempertahankan gelar juara, namun Roma yang sejauh ini belum terkalahkan menunjukkan di separuh musim lalu, bahwa dengan kehadiran Rudi Garcia, segala sesuatu bisa masih bisa dihadapi oleh mereka. “Juventus memiliki komposisi skuad yang cukup lengkap di musim ini dan mereka juga terbiasa dengan kemenangan,” lanjut Prandelli. “Tetapi saya mengetahui bahwa di sekitarnya terdapat Roma yang membawa suasana dan dampak cukup baik. “Apalagi sejak kehadiran Rudi Garcia, di seluruh ibukota membicarakan sepakbola mereka, dan kemudian gaya permainan, yang sempat menghantarkan mereka ke urutan pertama. Hasil pencapaian sejauh ini merupakan buah dari kerja keras yang sangat baik. “Hal ini sekaligus mengakhiri serangkaian kontroversi di klub tersebut, yang menghentikan semua komentar negatif, kemudian kisah yang terdapat di dalam skuad. Hal ini terjadi ketika ada ketidakseimbangan mengenai rencana yang dibangun.

“Tetapi saya melihat Garcia dan Roma menyatu dengan pemahamannya dan hebatnya lagi, mereka sama sekali tidak terpengaruh dengan rumor yang berada dari kubu luar atau siapa pun juga.” Konon juga muncul sejumlah pembicaraan mengenai kapten Francesco Totti yang sudah pulih sepenuhnya dari cedera dan sejauh ini masih belum dipanggil memperkuat tim nasional Italia – kendati ia mengaku sudah pensiun sepenuhnya dari ajang internasional, usai membawa gelar juara Piala Dunia 2006 ke negaranya. Kendati demikian, Prandelli mengaku tidak ingin menambah kapasitas pemain-pemain depannya lagi, di mana kapten veteran Roma berusia 37 tahun itu lebih banyak mengalami kasus cedera dan sepertinya tidak akan mengangkat proses pembicaraan yang sempat menghangat di awal musim.

“Terakhir kali kami membicarakan mengenai peluang dan kapasitasnya yang bisa memberikan keberuntungan bagi negara,” tutur Prandelli. “Kini kami harus melupakan dan membiarkan kehidupannya dengan tenang, karena ia ingin berkonsentrasi penuh di musim ini. Kita lihat saja nanti di akhir musim.”