Agen Bola Pemain Bola Dengan Mimpi Yang Tak Direalisasikan Klub

Pemain Bola Dengan Mimpi Yang Tak Direalisasikan Klub

Pemain Bola Dengan Mimpi Yang Tak Direalisasikan Klub

Agen Bola – Menjadi pemain sepakbola profesional, pemain sepakbola di level Eropa sering gagal mewujudkan untuk obsesi pribadinya. Hal yang sering menjadi penghalang mimpi mereka adalah kontrak. Seperti pada kepindahan David Villa dari Barcelona ke Atletico Madrid yang memunculkan cerita haru. Blaugrana melepas sang pemain dengan harga yang sangat murah karena ingin membantu Villa yang ingin terus berkarier di La Liga.

Tapi kisah berbeda muncul di Inggris. Luis Suarez serta Christian Benteke mendapati bahwa  tim mereka tidak merestui kepindahan mereka. Hal ini selain karena masih dibutuhkan oleh klub, namun juga terhalang kesepakatan durasi kontrak. Berikut ini adalah beberapa pemain yang mimpinya tak diwujudkan oleh klub mereka.

Fernando Llorente                                                                                                                        

Akhir musim tahun 2011/12 yang lalu, Athletic Bilbao seolah kehilangan status sebagai dua finalis kejuaraan besar sebelumnya bahkan justru menjadi tim yang mempunyai potensi untuk terdegradasi. Kondisi tersebut memunculkan spekulasi tentang kepindahan Llorente. L1orente mengaku ingin memperkuat Juventus pada musim 2012/13. Llorente menolak untuk perpanjangan kontrak. Namun bukannya dilepas, klub Basque justru menahan Llorente di San Mames. Alhasil di musim lalu dia banyak menghuni bangku cadangan dan dikucilkan suporter serta merasakan atmosfer buruk di klub. Akhirnya kini Llorente resmi menjadi milik Juventus secara gratis, karena habis masa kontrak.

Cesc Fabregas

Keinginan Fabregas untuk kembali dari Arsenal ke Barcelona muncul pada musim panas 2010 yang lalu, tepatnya ketika Spanyol sukses menjadi juara Piala Dunia. Diawali dengan guyonan kostum Blaugrana pada selebrasi La Furia Roja yang ditanggapi dengan serius oleh pihak Nou Camp. Pihak Nou Camp mengirim tawaran ke Emirates Stadium. Namun proposal penjemputan itu ditolak oleh The Gunners. Walaupun sempat ragu untuk menampiknya, Fabregas pun akhirnya bertahan di musim berikutnya tapi dia gagal tampil maksimal dengan permainan yang sering kehilangan fokus di lapangan. Pada tahun berikutnya akhirnya dia pun dilepas dan meraih trofi bersama Barca.

Kaka

Sebanyak £56 juta dihabiskan oleh Real Madrid untuk merekrut Kaka dari AC Milan pada tahun 2009 silam. Namun sayangnya karier pemain sepak bola asal Brasil itu tidak berjalan lancar di Bernabeu. Penampilan yang kian menurun pada tiap musim, menjadikan Kaka sempat mengaku ingin dipulangkan ke San Siro. Tapi saat itu Rossoneri sedang mengalami kesulitan keuangan sedangkan Los Blancos tak mau melepasnya dengan harga murah. Hingga kini permainan Kaka tak kunjung apik.

Pierre van Hooijdonk

Pemain ini menjadi bintang saat mengantarkan Nottingham Forest mendapat promosi ke Premier League pada musim 1997/98. Tapi ketika klub menjual partner-nya yaitu Kevin Campbell, Hooijdonk ikut mengajukan penjualan dirinya di bursa transfer. Namun klub menolak dan dia pun enggan untuk bermain hingga bulan November serta menjadi objek serangan. Hingga kini belum kembali ke Premier League. Menjadi pemain sepakbola profesional, pemain sepakbola di level Eropa sering gagal mewujudkan untuk obsesi pribadinya. Hal yang sering menjadi penghalang mimpi mereka adalah kontrak. Seperti pada kepindahan David Villa dari Barcelona ke Atletico Madrid yang memunculkan cerita haru. Blaugrana melepas sang pemain dengan harga yang sangat murah karena ingin membantu Villa yang ingin terus berkarier di La Liga. Agen Bola